Tuesday, February 17, 2015

Informasi Beasiswa 2015

Beasiswa menjadi salah satu alternatif pembiayaan studi yang diminati banyak orang. Setiap tahun, jutaan orang berbondong-bondong melamar Beasiswa yang diberikan para lembaga donor, baik dari dalam maupun luar negeri.

Program Beasiswa dalam negeri sendiri tersedia untuk berbagai jenjang, termasuk perguruan tinggi dan pascasarjana. Admin merangkum delapan Beasiswa favorit dalam negeri.


Program Beasiswa dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) ini membantu mahasiswa yang berprestasi secara akademis namun kurang mampu secara ekonomi. Sejak 2010, Beasiswa Bidikmisi sudah membantu puluhan ribu mahasiswa di kampus negeri dan swasta. Selain mendapat fasilitas biaya kuliah hingga lulus, penerimanya juga mendapat uang saku setiap bulan.


Djarum Foundation tidak hanya memberi Beasiswa prestasi bagi mahasiswa di berbagai kampus Tanah Air. Penerima Beasiswa ini (Beswan Djarum) juga mendapat berbagai pelatihan soft skill seperti kepemimpinan dan pembangunan karakter selama satu tahun durasi Beasiswa. Beswan Djarum juga diberi kesempatan mengaplikasikan hasil pelatihan tersebut dalam kegiatan Community Empowerment.


Tanoto Foundation bekerja sama dengan sembilan perguruan tinggi di Indonesia dalam memberi Beasiswa S-1 dan S-2. Selain tunjangan studi, penerima Beasiswa juga berkesempatan magang di perusahaan mitra, konseling akademis, program pembekalan (enrichment program), Tanoto Scholar Gathering, serta kesempatan bekerja di Grup Royal Golden Eagle (RGE) melalui proses seleksi karyawan secara professional.


Program Beasiswa dari Pertamina Foundation ini bertujuan menghasilkan individu-individu yang mampu menerapkan, mendukung, serta menciptakan budaya dan kehidupan ramah lingkungan. Penerimanya dibekali pengetahuan tentang konsep green life secara komprehensif sehingga mampu menjadi agent of change dalam bidang lingkungan yang memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Indonesia.


Sejak 1990, Yayasan Dharma Bakti Kalbe memberi Beasiswa kepada mahasiswa tingkat akhir di kampus negeri dan swasta. Beasiswa diprioritaskan bagi mahasiswa dari fakultas kedokteran, teknik, ekonomi, dan pertanian. Beasiswa diberikan selama satu tahun dan dapat diperpanjang.


Beasiswa Unilever telah diberikan kepada mahasiswa berprestasi sejak pertengahan 1950. Beberapa bidang studi yang terkait ruang lingkup Unilever adalah teknik mesin, teknik kimia, teknik industri, teknik fisika, teknologi pangan, farmasi, kimia murni, agrobisnis, psikologi, ekonomi, hukum, dan statistik/matematika.

Beasiswa diberikan tanpa ikatan. Namun jika penerimanya tertarik bergabung dengan Unilever setelah lulus kuliah, maka mereka dapat diikutsertakan dalam proses seleksi pada Management Trainee Unilever Indonesia.


Yayasan Toyota dan Astra (YTA) didirikan pada 1974 oleh PT Astra International Tbk dan PT Toyota Astra Motor. Sejak 1976, yayasan ini memberi Beasiswa kepada lebih dari 6.000 mahasiswa dan akademisi Indonesia.


Sampoerna Foundation memberi Beasiswa untuk pelajar hingga mahasiswa pascasarjana. Salah satu program Beasiswanya adalah Sampoerna Academy, yaitu Beasiswa yang diperuntukkan bagi siswa dari beberapa daerah tertentu. Sampoerna Academy sendiri merupakan sebuah program pendidikan berstandar internasional setingkat SMA yang ditujukan kepada siswa berprestasi dari keluarga prasejahtera.

MACAM - MACAM DAN PERSYARATAN
LATAR BELAKANG
Berdasarkan Undang-undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab V pasal 12 (1c) bahwa setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan (termasuk mahasiswa) berhak mendapatkan Beasiswa bagi yang berprestasi yang orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya . Mengacu pada undang-undang tersebut, maka Universitas Airlangga melalui Direktorat Kemahasiswaan menyalurkan Beasiswa baik yang berasal dari pemerintah, Masyarakat (Swasta) maupun dari Universitas Airlangga.

TUJUAN
1. Meningkatkan prestasi mahasiswa, baik akademik maupun non akademik
2. Pemerataan akses belajar bagi mahasiswa yang tidak mampu untuk menyelesaikan studinya tepat waktu


PERSYARATAN Beasiswa
Pada dasarnya semua mahasiswa mempunyai hak yang sama untuk memperoleh Beasiswa dengan ketentuan memenuhi semua persyaratan yang diminta oleh Donatur (pemberi Beasiswa). Persyaratan tersebut pada umumnya adalah:
1. IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) bervariasi antara 2.50 sampai dengan 3.00
2. Dari keluarga tidak mampu
3. Mahasiswa aktif bervariasi mulai dari mahasiswa baru sampai dengan semester 8
4. Tidak/belum mendapat Beasiswa dari pihak lain

Beberapa Donatur menyaratkan bahwa Beasiswa akan dihentikan apabila IPK kurang dari 2.75 dalam dua semester berturut-turut.

Berikut adalah persyaratan Beasiswa yang diminta oleh beberapa donator sebagai berikut:

1. Beasiswa PPA (Peningkatan Prestasi Akademik)
Mahasiswa calon penerima Beasiswa harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur/Dekan untuk mendapatkan Beasiswa dengan melampirkan berkas sebagai berikut :
(a) Foto copy KTM yang menunjukkan sebagai mahasiswa regular aktif, paling rendah duduk pada semester II, dan paling tinggi duduk pada semester VI..
(b) Transkrip Nilai dengan Indeks Prestasi Komulatif paling rendah 3.00
(c) Surat Keterangan tidak mampu dari RT/RW atau kelurahan setempat
(d) Surat pernyataan tidak menerima Beasiswa dari sumber lain, diketahui oleh pimpinan fakultas bidang kenmahasiswaan.
(e) Foto copy kartu keluarga
(f) Foto copy rekening listrik (3 bulan terakhir) dan atau bukti pembayaran PBB


2. Beasiswa BBM (Bantuan Belajar Mahasiswa)
Mahasiswa calon penerima Beasiswa harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur/Dekan untuk mendapatkan Beasiswa dengan melampirkan berkas sebagai berikut :
(a) Foto copy KTM yang menunjukkan sebagai mahasiswa regular aktif, paling rendah duduk pada semester II, dan paling tinggi duduk pada semester VI
(b) Transkrip Nilai dengan Indeks Prestasi Komulatif paling rendah 2,50
(c) Surat Keterangan tidak mampu dari RT/RW atau kelurahan setempat
(d) Surat pernyataan tidak menerima Beasiswa dari sumber lain, diketahui oleh pimpinan fakultas bidang kenmahasiswaan.
(e) Foto copy kartu keluarga
(f) Foto copy rekening listrik (3 bulan terakhir) dan atau bukti pembayaran PBB


3. Beasiswa PPE ( Peningkatan Prestasi Ekstrakurikuler)
Mahasiswa calon penerima Beasiswa harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur/Dekan untuk mendapatkan Beasiswa dengan melampirkan berkas sebagai berikut :
(a) Foto copy KTM yang menunjukkan sebagai mahasiswa regular aktif, paling 
(b) Rendah duduk pada semester II, dan paling tinggi duduk pada semester VI ..
(c) Foto copy sertifikat/piagam/bukti prestasi lainya yang diketahui pimpinan perguruan tinggi bidang kemahasiswaan.
(d) Transkrip Nilai dengan Indeks Prestasi Komulatif paling rendah 2,50
(e) Surat Keterangan tidak mampu dari RT/RW atau kelurahan setempat
(f) Surat pernyataan tidak menerima Beasiswa dari sumber lain, diketahui oleh pimpinan fakultas bidang kenmahasiswaan.
(g) Foto copy kartu keluarga
(h) Foto copy rekening listrik (3 bulan terakhir) dan atau bukti pembayaran PBB


Mahasiswa calon penerima Beasiswa harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur/Dekan untuk mendapatkan Beasiswa dengan melampirkan berkas sebagai berikut :
(a) Foto copy KTM yang menunjukkan sebagai mahasiswa regular aktif, paling rendah duduk pada semester II, dan paling tinggi duduk pada semester VI.
(b) Surat Keterangan tidak mampu dari RT/RW atau kelurahan setempat
(c) Surat pernyataan tidak menerima Beasiswa dari sumber lain, diketahui oleh pimpinan fakultas bidang kenmahasiswaan.
(d) Foto copy kartu keluarga
(e) Foto copy rekening listrik (3 bulan terakhir) dan atau bukti pembayaran PBB


Mahasiswa calon penerima Beasiswa harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur/Dekan untuk mendapatkan Beasiswa dengan melampirkan berkas sebagai berikut :
(a) Mahasiswa Strata 1 (S1) Reguler
(b) Sekurang - kurangnya telah menyelesaikan 4 (empat) semester dan atau telah menempuh satuan kredit semester (SKS) sebanyak 90 (sembilan puluh) ;
(c) Secara finansial tergolong kurang mampu (surat keterangan tidak mampu dari kelurahan) ;
(d) Usia tidak lebih dari 25 tahun pada saat dicalonkan sebagai penerima Beasiswa ;
(e) tidak bekerja atau berada dalam status ikatan dinas dari lembaga/instansi lain ;
(f) Tidak sedang mendapatkan Beasiswa dari instansi lain.


Mahasiswa calon penerima Beasiswa harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur/Dekan untuk mendapatkan Beasiswa dengan melampirkan berkas sebagai berikut :
(a) Mahasiswa/i yang saat ini terdaftar di Semester IV dan akan duduk di Semester V
(b) Minimum Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,50, ketentuan IPK ini dapat disesuaikan dengan kondisi IPK tertinggi yang ada di jurusan terkait ;
(c) Berasal dari keluarga tidak mampu


Mahasiswa calon penerima Beasiswa harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur/Dekan untuk mendapatkan Beasiswa dengan melampirkan berkas sebagai berikut :
(a) Memiliki Prestasi akademik yang baik, minimal Indeks Prestasinya 2,50;
(b) Minimal telah duduk pada semester 3 dan maksimal duduk pada semester VI;
(c) Rajin dan berkelakuan baik;
(d) Berasal dari keluarga yang tergolong kurang mampu;
(e) Calon penerima diutamakan bagi mahasiswa penerima Beasiswa Supersemar tahun 2008 (perpanjangan untuk tahun 2009), selama yang bersangkutan masih memenuhi persyaratan.

Mahasiswa calon penerima Beasiswa harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur/Dekan untuk mendapatkan Beasiswa dengan melampirkan berkas sebagai berikut :
(a) Mahasiswa/i (KTM)
(b) Khusus menekuni bidang studi Teknik (Jurusan MIPA, Periknanan)
(c) Duduk disemester V atau VII
(d) Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,80
(e) Dari keluarga berpenghasilan rendah, dibuktikan dengan surat keterangan dari Kelurahan
(f) Belum bekerja tetap dan tidak sedang menerima Beasiswa / Ikatan Dinas dari Lembaga atau Instansi Lain

Mahasiswa calon penerima Beasiswa harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur/Dekan untuk mendapatkan Beasiswa dengan melampirkan berkas sebagai berikut :
a. Mahasiswa/i (KTM)
b. Untuk Program S1 Duduk disemester III atau V IPK Minimal 2,50
c. Untuk Program D3 Duduk disemester II atau III IPK Minimal 2,50
d. Tidak sedang menerima Beasiswa / Ikatan Dinas dari Lembaga atau Instansi Lain

Mahasiswa calon penerima Beasiswa harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur/Dekan untuk mendapatkan Beasiswa dengan melampirkan berkas sebagai berikut :
a. Mahasiswa Program Strata 1 (S1) Reguler
b. Ekonomi kurang mampu
c. Memiliki prestasi akademik yang baik, sesuai persyaratan IPK minimal 2,50
d. Telah menyelesaikan 2 (dua) semester, serta usia tidak lebih dari 23 Tahun
e. Mendapat Rekomendasi dari Perguruan Tinggi Ybs
f. Mahasiswa memiliki rekening BRITAMA

Mahasiswa calon penerima Beasiswa harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur/Dekan untuk mendapatkan Beasiswa dengan melampirkan berkas sebagai berikut :

(a) Beasiswa pendidikan diberikan kepada mahasiswa berprestasi terbaik yanhg telah menyelesaikan semester ke-4 dengan nilai baik IPK terbaik pada jurusannya; min. 3.00 (skala 4)
(b) Lulus seleksi yang dilaksanakan masing - masing Koordinator Daerah Operasi (yang selanjutnya disingkat dengan KDO)
(c) Berusia maksimum 20 tahun
(d) Bukan berstatus pekerja
(e) Tidak sedang mendapatkan Beasiswa, ataupun sedang dalam ikatan dinas
(f) Belum menikah
(g) Mendapatkan rekomendasi dari pimpinan perguruan tinggi dimana yang bersangkutan belajar.

Mahasiswa calon penerima Beasiswa harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur/Dekan untuk mendapatkan Beasiswa dengan melampirkan berkas sebagai berikut :
1. Mahasiswa/i (KTM)
2. Tidak menikah
3. Tengah menyelesaikan pendidikan program S1 dan telah menyelesaikan semester IV
4. Berusia max. 21 tahun
5. Tidak sedang menerima Beasiswa dari pihak lain
6. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif minimal 3,00 dibuktikan dengan fotokopi transkip nilai terakhir.
7. Mendapat rekomendasi dari pihak Perguruan Tinggi (surat dari pihak PR III/Kemahasiswaan)
8. Aktif dan dinamis baik dalam kegiatan belajar, organisasi maupun kegiatan ekstra kurikuler.
9. Mengajukan permohonan Beasiswa kepada PT. Djarum, Jl. Kedungdoro 34 Surabaya.
10. Menyerahkan 1 lembar fotokopi kartu mahasiswa.
11. Menyerahkan fotokopi sertifikat, piagam penghargaan, atau surat keterangan lainnya yang dianggaop perlu sebagai bahan referensi tanda keaktifan atau peran aktif dalam kegiatan kemahasiswaan (organisasi, kursus, seminar, dll).
12. Menyertakan 2 lembar foto berwarna ukuran 4X6 (close up, tampak depan).
13. Lulus saringan penerimaan baik wawancara maupun psikotes yang dilakukan oleh PT. Djarum (waktu dan tempatnya akan di beritahukan kemudian).


Mahasiswa calon penerima Beasiswa harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur/Dekan untuk mendapatkan Beasiswa dengan melampirkan berkas sebagai berikut :
1. Mahasiswa/i (KTM)
2. Jurusan Teknik, MIPA, Pertanian, Perikanan dan Kehutanan.
3. Minimum semester III atau tahun ajaran Kedua.
4. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terakhir 2,90
5. Dari keluarga berpenghasilan marginal, dibuktikan dengan Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua, dan/atau Surat Keterangan dari Kelurahan.
6. Tidak sedang menerima Beasiswa dari Lembaga atau Instansi Lain.


Mahasiswa calon penerima Beasiswa harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur/Dekan untuk mendapatkan Beasiswa dengan melampirkan berkas sebagai berikut :
1. Dari Keluarga Pra Sejahtera/Tidak Mampu (Surat Keterangan dari Kepala Desa setempat).
2. Sekurang-kurangnya telah menyelesaikan 4(empat) semester dan atau telah menempuh satuan kredit semester (SKS) sebanyak 90 (sembilan      puluh).
3. Memiliki rangking Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan Indeks Prestasi (IP) terbaik atau minimal IP-3,00 diantara mahasiswa yang memenuhi syarat diatas.
4. Umur tidak lebih dari 25 (dua puluh lima) tahun pada saat dicalonkan sebagai penerima Beasiswa.
5. Tidak bekerja atau berada dalam status ikatan dinas dari lembaga/instansi lain.
6. Membuat surat pernyataan tidak sedang memperoleh Beasiswa dari badan/ lembaga/ instansi/ yayasan lain.
7. mengisi Formulir Pendaftaran Beasiswa Semen Gresik Peduli Pendidikan.
8. Mendapat rekomendasi dari Pimpinan Fakultas.

Mahasiswa calon penerima Beasiswa harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur/Dekan untuk mendapatkan Beasiswa dengan melampirkan berkas sebagai berikut :
1. Mahasiswa Program S1 Perguruan Tinggi Negri / Swasta (Disamakan).
2. Mahasiswa Semester I (satu) sampai dengan semester VII (tujuh).
3. Nilai minimum :
a. Untuk mahasiswa semester I, nilai rata-rata Ujian dan rapor kelas terakhir di SMA / sederajat minimal 7
b. Untuk mahasiswa semester III ke atas, Rata-rata Indeks Prestasi Semester (IPS) dua semester terakhir minimum 2,80 (bukan Indeks Prestasi Kumulatif / IPK)
4. Orang tua ekonomi tidak mampu.
5. Belum / tidak menerima Beasiswa dari manapun.

Mahasiswa calon penerima Beasiswa harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur/Dekan untuk mendapatkan Beasiswa dengan melampirkan berkas sebagai berikut :
1. Mahasiswa berasal dari keluarga yang tidak mampu, sehingga tanpa bantuan pendidikan tidak dapat melanjutkan kuliah. Ketidak mampuan dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu dari pejabat yang berwenang dan dokumen lainnya.
2. Memiliki prestasi akademik yang baik yaitu untuk mahasiswa semester 1 minimal termasuk 10 besar di sekolah dan memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 pada semester genap untuk mahasiswa semester 3 keatas.
3. Mahasiswa tidak sedang menerima bantukn pendidikan dari institusi manapun.
4. Mahasiswa mengisi Formulir Pendaftaran dan melengkapi dokumen sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.
5. Jangka waktu maksimum bagi peserta program Tjipta sarjana adalah sampai dengan semester ke 8 (delapan) dengan masa studi maksimum 4 (empat) tahun.
6. ETF melakukan evaluasi setiap 2 (dua) semester untuk mengetahui perkembangan pendidikan mahasiswa yang bersangkutan berdasarkan hasil penilaian dari Unair. Apabila berdasarkan hasil evaluasi ternyata mahasiswa yang bersangkutan tidak memenuhi kewajiban dan ketentuan sesuai dengan yang ditetapkan ETF termasuk pelanggaran terhadap hal-hal seperti yang telah ditetapkan dalam Perjanjian Kerjasama ini, maka ETF berhak memberitahukan kepada Unair untuk mengakhiri pemberian bantuan pendidikan.
7. Mahasiswa menandatangani Ketentuan Program Pendidikan Tjipta Sarjana.

Mahasiswa calon penerima Beasiswa harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur/Dekan untuk mendapatkan Beasiswa dengan melampirkan berkas sebagai berikut :
1. Mahasiswa yang dapat dipertimbangkan untuk menerima Beasiswa adalah Mahasiswa program Sarjana Reguler (S1) yang memenuhi syarat sebagaimana dijelaskan dalam ayat dua (2).
2. Persyaratan-persyaratan yang diperlukan Mahasiswa untuk menjadi Mahasiswa Penerima Beasiswa adalah:
a. Warga Negara Indonesia (WNI).
b. Mahasiswa baru yang lulus Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) dan/atau Program Pemerataan Kesempatan Belajar (PPKB) atau Mahasiswa yang mempunyai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 (tiga koma nol nol) dari skala 4 (empat).
c. Untuk meneruskan menerima Beasiswa, penerima Beasiswa harus mempunyai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 (tiga koma nol nol dari skala 4 pada semester berikutnya.
d. Apabila terjadi penurunan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari 3,00 (tiga koma nol nol), dapat dipertimbangkan untuk tetap menerima Beasiswa dengan alasan beserta bukti yang dapat diterima oleh Pihak Pertama.
e. Mahasiswa tidak sedang terlibat tindak pidana maupun pemakai atau terlibat dengan narkoba dan/atau zat atau obat-obatan terlarang dan melampirkan surat pernyataan di atas materai yang menyatakan ketidakterlibatannya dalam hal-hal tersebut.
f. Mahasiswa berasal dari keluarga yang tidak mampu serta harus melampirkan surat keterangan penghasilan orangtua atau surat keterangan tidak mampu dari Kelurahan lingkungan tempat tinggal orangtuanya atau anggota keluarga lainnya yang bertanggung jawab dan menanggung hidup Mahasiswa tersebut.


Mahasiswa calon penerima Beasiswa harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur/Dekan untuk mendapatkan Beasiswa dengan melampirkan berkas sebagai berikut :
1. Mahasiswa yang sedang menjabat dalam organisasi kemahasiswaan (Pengurus Inti/ketua, wakil, sekretaris dan bendahara).
2. Memiliki Surat Pengantar (Rekomendasi) dari Wakil Rektor I
3. Minimal Semester III
4. Diharapkan tidak sedang menerima Beasiswa dari lembaga/sponsor lain.
5. Bebas dari masalah kriminal.
6. IPK minimal 2.5
7. Organisasi yang menaunginya minimal beranggotakan 50 Orang.
8. Memiliki kemampuan berbahasa Internasional lisan dan tulisan.
9. Memiliki sertifikat pendukung sebagai aktifis.

Mahasiswa calon penerima Beasiswa harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur/Dekan untuk mendapatkan Beasiswa dengan melampirkan berkas sebagai berikut :
1. Mendaftar untuk ikut ujian SNMPTN tahun 2009, pada kurun waktu 16-27 Juni 2009.
2. Membawa Surat Lulus Seleksi BMU asli dan 1 lembar fotocopy-nya.
3. Membawa ijazah atau Surat Keterangan Lulus SMTA yang ditandatangani Kepala Sekolah.
4. Membawa/menunjukkan Tanda Pengenal (Kartu Pelajar dan SIM/KTP).
5. Mengikuti ujian di lokal yang telah ditentukan oleh Panitia Lokal SNMPTN pada tanggal 2 dan 3 Juli 2009.
6. Nama yang dituliskan pada Formulir Pendaftaran SNMPTN harus sama dengan yang tercantum pada Surat Lulus Seleksi BMU ini.

Mahasiswa calon penerima Beasiswa harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur/Dekan untuk mendapatkan Beasiswa dengan melampirkan berkas sebagai berikut :
1. Mahasiswa S1 Angkatan 2006, 2007 dan 2008.
2. Tidak mampu secara financial dengan dibuktikan surat keterangan dari RT/RW setempat.
3. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) diatas 3.00
4. Tidak sedang medapatkan Beasiswa dari instansi lain.
5. Fotocopy KHS Semester Gasal tahun 2008/2009 dan KTM.


MEKANISME PELAKSANAAN

A. Penawaran Beasiswa oleh Donatur
Donatur mengirim surat kepada Rektor melalui Direktorat Kemahasiswaan untuk memberikan Beasiswa kepada mahasiswa Universitas Airlangga . Dalam surat tersebut sudah dicantumkan persyaratan yang diminta dan juga jangka waktu pemberian Beasiswa termasuk jumlah nominal Beasiswa yang diberikan.

B. Sosialisasi informasi Beasiswa
Direktorat Kemahasiswaa melalui Sub Direktorat Kesejahteraan Mahasiswa menginformasikan adanya tawaran Beasiswa kepada Fakultas cq. Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan dan juga BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) fakultas. Selain itu Direktorat Kemahasiswaan juga menginformasikan melalui website Direktorat Kemahasiswaan untuk bisa di akses oleh mahasiswa secara luas.

C. Pengumpulan Data Mahasiswa Calon Penerima Beasiswa
Data calon mahasiswa penerima Beasiswa dikumpulkan melalui dua cara : yakni manual dan on-line. Cara manual dilakukan dengan mengumpulkan berkas data calon penerima Beasiswa melalui fakultas. Pengumpulan data berkas calon penerima Beasiswa berbentuk soft file dikumpulkan secara on-line ke Direktorat Kemahasiswaan.
D. Seleksi administrasi
Seleksi administrasi yakni pemeriksaan kelengkapan data dan berkas calon penerima Beasiswa yang terkumpul secara manual dan on-line
E. Membuat daftar Calon Penerima Beasiswa
Direktorat Kemahasiswaan membuat daftar calon mahasiswa penerima Beasiswa yang telah lolos seleksi administrasi
F. Mengirimkan daftar ke Donatur
Direktorat Kemahasiswaan mengirimkan daftar calon mahasiswa terseleksi kepada Donatur disertai Surat Keputusan Rektor
G. Droping Dana
Donatur mengirimkan dana Beasiswa ke rekening rektor disertai tembusan surat ke Direktur Kemahasiswaan.
H. Pendistribusian Dana Beasiswa
Direktur Kemahasiswaan mengirimkan surat permintaan transfer dana Beasiswa kepada direktur keuangan. Dana Beasiswa ditransfer ke rekening Direktur kemahasiswaan. Direktur kemahasiswaan mengirimkan surat kepada Bank yang bersangkutan untuk mentrasferkan dana Beasiswa ke masing-masing rekening mahasiswa penerima Beasiswa
I. Laporan Pertanggung Jawaban Dana Beasiswa Kepada Donatur

Direktur Kemahasiswaan mengirimkan surat pertanggung jawaban Dana Beasiswa Yang Sudah di Tanda tangani oleh Mahasiswa PenerimaBeasiswa kepada donatur atau pemberi Beasiswa



Berikut Informasi Beasiswa 2015 Selengkapn emoga bisa membantuya

Beasiswa 2015


Berburu beasiswa, tak cukup hanya mencari informasi. Mengenal jenis-jenis beasiswa juga penting dilakukan untuk menemukan, beasiswa mana yang pas untuk karakter dan keunggulan yang kita miliki. Sehingga, peluang untuk mendapatkannya pun akan lebih besar.

Saat ini, banyak jenis beasiswa yang dapat diburu, sesuai dengan rentang waktu, jumlah, dan lokasi beasiswa tersebut. Beberapa universitas umumnya memberikan beasiswa sebelum perkuliahan dimulai. Ada juga beasiswa prestasi yang berbasis pada kecakapan akademik, budaya, dan lain sebagainya.

Cara terbaik untuk mencari beasiswa adalah dengan mempelajari jenis-jenis beasiswa yang ada. Setiap pendonor beasiswa tentunya memiliki daya tarik dan aturan sendiri terkait beasiswa yang diberikan. Ketika Anda mempelajari beasiswa-beasiswa yang ada, tentunya Anda harus mengetahui berapa banyak, dan alasan dibalik beasiswa tersebut. 

Berikut adalah beberapa jenis beasiswa:

Beasiswa ini biasanya diberikan kepada kandidat yang memiliki keunggulan akademik. Beasiswa ini diberikan berdasarkan prestasi akademik mereka secara keseluruhan. Misalnya, dalam bentuk Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Meski sangat kompetitif, beasiswa ini ada dalam berbagai bentuk.
Jenis beasiswa ini adalah untuk mendanai kegiatan akademik para mahasiswa yang kurang beruntung, tetapi memiliki prestasi. Komite beasiswa biasanya memberikan beberapa penilaian pada kesulitan ini, misalnya, seperti pendapatan orangtua, jumlah saudara kandung yang sama-sama tengah menempuh studi, pengeluaran, biaya hidup, dan lain-lain.
Universitas biasanya merekrut atlet populer untuk diberikan beasiswa dan dijadikan tim atletik perguruan tinggi mereka. Banyak atlet menyelesaikan pendidikan mereka secara gratis, tetapi membayarnya dengan prestasi olahraga. Beasiswa seperti ini biasanya tidak perlu dikejar, karena akan diberikan keada mereka yang memiliki prestasi. 
Banyak orang menilai bahwa beasiswa diberikan kepada penerimanya untuk menutupi keperluan akademik secara keseluruhan. Jika Anda benar-benar beruntung, tentunya Anda akan mendapatkan beasiwa seperti ini. Beasiswa akan diberikan untuk menutupi kebutuhan hidup, buku, dan biaya pendidikan. Namun, banyak beasiswa lainnya meng-cover biaya hidup, buku, atau sebagian dari uang sekolah.

Apapun jenis beasiswanya, Anda perlu benar-benar mempelajarinya. Jika sudah mendapatkannya, maka manfaatkan sebaik-baiknya! Selamat mencoba!


Berikut Informasi Beasiswa 2015 Semoga bisa membantu

Beasiswa Terbaru 2015


Adapun jenis beasiswa meliputi beasiswa pelajar akademik,  beasiswa pelajar prestasi non akademik, beasiswa mahasiswa pendidikan dokter, beasiswa mahasiswa berprestasi, beasiswa mahasiswa kurang mampu,  beasiswa mahasiswa penyelesaian tugas akhir, beasiswa mahasiswa non akademik, beasiswa mahasiswa bibit unggul, beasiswa khusus yang diperuntukkan bagi mahasiswa asal Nunukan yang melaksanakan studi pendidikan tinggi yang berada di kementerian atau lembaga pemerintah pusat,  beasiswa mahasiswa program Pemerintah Kabupaten Nunukan seperti mahasiswa Sekolah Tinggi Pertanahan Jogjakarta

Berikut Informasi Beasiswa 2015 Semoga bisa membantu

Informasi Beasiswa 2015


JAKARTA – Para pelamar beasiswa terpilih biasanya akan mengikuti tahapan wawancara dengan pihak panitia pemberi beasiswa. Jika kamu akan menghadapi wawancara beasiswa, ini tips yang bisa kamu praktikkan.  

Gunakan baju yang sesuai. Pakailah baju yang sopan dan nyaman kamu kenakan, namun jangan terlalu santai. Sebagai saran, jangan gunakan pakaian lebih dari dua warna karena akan terlihat berlebihan.

Datanglah tepat waktu. Berikan kesan pertama yang meyakinkan dengan datang tepat waktu.

Perhatikan bahasa tubuhmu. Bahasa tubuh tertentu dapat menunjukan kepercayaan dirimu. Menaruh tangan di atas paha atau di atas meja menunjukan kamu percaya diri dibandingkan memainkan rambut atau menyentuh wajah.

Perhatikan presentasimu. Jawablah pertanyaan dengan menggunakan alasan atau penjelasan yang detail sehingga mudah diingat oleh pewawancara. Hindari menggunakan kata ‘uhm’, ‘like’, dan ‘you know’. Jika kamu tidak terlalu memahami pertanyaan yang diberikan, mintalah pewawancara untuk mengulangi pertanyaan tersebut. Hal ini bertujuan menghindari kesalahpahaman antara kamu dan pewawancara.

Lakukan kontak mata sepanjang wawancara. Hindari menatap lantai atau langit-langit ketika sedang berbicara maupun mendengarkan.

Berikan informasi tambahan yang relevan dengan aplikasi beasiswamu. Jangan berikan informasi yang tidak terkait dengan kelebihan atau prestasimu di bidang akademis.

Akhiri wawancara dengan penutupan yang baik. Ucapkan terima kasih kepada pewawancara atas waktu dan kesempatan yang diberikan untuk wawancara tersebut.

Perlu kamu ingat, hindari mengunyah permen karet, menceritakan kisah sedih, menguap, melihat jam, terlihat bosan, dan gelisah selama wawancara.

Selamat mencoba dan semoga sukses!

Berikut Informasi Beasiswa 2015 Semoga bisa membantu